Kamis, 07 Juni 2012

Manusia dan harapan


Harapan,apa yah?kalo kali ini saya akan menulis tentang sebuah harapan.harapan menurut saya itu adalah sebuah pengharapan yang kita inginkan,pengharapan menurut saya suatu imajinasi yang hanya ada dalam pengkhayalan atau imajinasi angan-angan untuk kedepannya,tentu sebuah harapan tidak lah selamanya terwujud,dan tidak selamanya tidak terwujud.
Kalo menurut saya harapan itu adalah sebuah visi,dan di tulisan saya sebelumnya mengenai pandangan hidup,pandahan hidup itu menurut saya misi saya untuk menggapai setiap harapan atau visi saya.Begitulah pendapat saya tentang sebuah harapan dan pandangan hidup yang sebelum nya telah saya tulis.Mungkin tidak banyak penulisan saya tentang harapan ini karena secara umum kita sudah dapat banyak pemahaman bahwa harapan ada keinginan yang telah di bayangkan atau di khayalkan ,yang tentunya dengan harapan terwujud dalam kenyataan.
Secara garis besar dan secara pendapat saya itulah sebuah harapan J.mudah  bukan memahami sebuah harapan,saya yakin semua orang itu mempunyai harapan kedepannya berbeda-beda,serta cara dalam mewujudkannya yang berbeda,beda.sekian tulisan saya tentang harapan.sampai jumpa kembali di tugas-tugas softskill saya di semester selanjutnya J

MANUSIA DAN KEGELISAHAN



Berbicara tentang kegelisahan ,ada beberapa pengalaman yang pernah saya alami dan membuat diri saya gelisah.Ada banyak kejadian yang membuat saya gelisah,seperti saat ingin menghadapi ujian,kelulusan,sidang tugas akhir pkl waktu smk dulu.di tulisan ini saya akan menceritakan pengalaman-pengalaman saya saat itu.
Baik,kita lansung ke jalan ceritanya saja.Dahulu saya di smk itu PKL kelas 3/12,tidak seperti sekolah smk pada umumnya yang PKL nya itu saat duduk di kelas 2/11.Disitu saya gelisah apa saya sanggup menjalaninnya,karena kalo saya pikir kelas 3 smk itu harusnya di gunakan untuk pendalaman-pendalaman materi untuk persiapan menghadapi ujian-ujian.Dengan basmalah saya jalani semua bersama teman-teman seangkatan saya,waktu PKL pun tiba saat itu seingat saya pada bulan november 2009,dan yang akan berakhir pada bulan januari 2010.
Saat PKL itu patinya kegiatan di kelas di tiadakan,sehingga saya dan teman-teman seangkatan saya di beri tugas yang begitu banyak menurut saya.Karena pada saat itu saya dan teman-teman seangkatan saya pasti nya belum pernah merasakan yang namanya PKL dan di beri tugas yang menumpuk.Disitulah saya merasakan gelisah untuk menjalaninya,tapi saya mencoba menjalaninya saja.Saya pun mulai membagi waktu PKL saya untuk mengerjakan tugas-tugas yang numpuk itu.Dengan menggunakan waktu luang istirahat,saya dan teman-teman yang satu tempat PKL dengan saya mengerjakan setiap tugas-tugas yang di berikan oleh pihak sekolah untuk mengisi nilai-nilai yang kosong karena watu yang terpakai dengan PKL.
Waktu itu saya bersama 6 orang teman saya menjalani semua kewajiban-kewajiban yang telah kami terima,hingga pada akhirnya waktu PKL akan tiba pada akhirnya,dan dimana saaya di haruskan untuk membuat TA(Tugas Akhir) PKL.Disitu saya merasakan kegelisahan saya lagi,karena selama PKL itu saya dan teman-teman saya yang lain tidak sempat mengumpulkan Tugas Akhir sedikit-sedikit,karena habis terpakai dengan mengerjakan tugas-tugas yang lain.Sekitar 3 hari lagi berakhir waktu PKL ,saya dan teman-teman saya pun akhirnya gelisah dan membuat Tugas Akhir dengan waktu yang sudah mepet,jelas gelisah.Pasti semua orang akan gelisah saat di hadapi kondisi seperti itu.
Setelah akhirnya semua terlewati pun ,selesai sudah PKL saya dan teman-teman saya.Belum selesai dengan itu,kegelisahan melanda kami kembali,karena setelah itu akan ada persidangan atas Tugas Akhir yang saya dan teman-temansaya buat.Saat tiba akhirnya waktu sidang saya mengalami kegelisahan yang sangat tidak terkontrol.Dan saya yakin semua teman-teman saya juga mengalami kegelisahan itu.
Di panggil lah satu persatu nama kami,untuk masuk kedalam ruangan sidang.Tiba saatnya saya di panggil,saya pun masuk dan duduk di depan 3 orang penguji.Saya di persilahkan untuk mempersentasikan apa isi Tugas Akhir saya,sebelum nya saya menenangkan diri saya agar tidak gugup saat mempersentasikannya dan tidak lupa saat di tanya oleh penguji.Tenang sedikit hati saya saya mulai persentasi saya hingga selesai,dan mulai lah saya di beri 5 pertanyaan dari Tugas Akhir yang saya buat,dan saya beranikan menjawab tanpa beban sesuai apa yang saya lakukan saat PKL itu.Selesai sudah kegelisahan saat sidang Tugas Akhir.
Tidak sampai situ,masih ada UAS dan UAN saat itu,tak ada habisnya kegelisahan itu pun melanda lagi,say apun tidak tau kenapa,mungkin itu memang sudah menjadi naluri seorang manusia jika menghadapi sesuatu yang akan mempengaruhi kehidupannya maka kegelisahan itu akan datang.Saat akan menghadapi UAS dan UAN saya gelisah karena saya pikir selama ini waktu saya habis dengan tugas-tugas dan PKL,sehingga tidak banyak waktu untuk menerima pendalaman materi dari sekolah.Tapi seperti yang sudah-sudah,saya tetap menjalaninya dengan mencoba menenangkan hati saya,agar tidak gelisah.pada akhirnya telah terlewati semuanya tinggal menunggu pengumuman,dan lagi-lagi kegelisahan itu datang.
Saat menunggu pengumuman kelulusan saya menginap di rumah saudara saya.Saat itu saya tidak punya akses internet,sedangkan pada zaman saya dulu pengumuman dapat di akses lewat website depdiknas.Makanya saya memilih untuk menginap di rumah saudara saya,agar dapat mengakses website depdiknas  dengan mudah,tentu dengan tujuan mengetahu pengumuman kelulusan lebih cepat.Tidak bisa tidur dan gelisah saat itu saya rasakan,saat saya melihat jam yang telah menunnjukan pukul 02.00 dini hari.Saya tambah gelisah saat website depdiknas yang sulit sekali untuk di buka atau di akses,saya pikir sih maklum,mungkin sedang maintenance utnuk pengumuman kelulusan itu,saya pun tak berhanti me refresh website tersebut,hingga pada pukul 04.00 website tersebut dapat di buka,dan saya pun memasukan nomor ujian saya,dan jreeeeeeeeeeeeeeng.. alhamdulillah saya LULUS J kegelisahan itu pun sedikit hilang.itu lah cerita saya saat duduk di kelas 3 smk ,begitu banyak kegelisahan yang saya alami.

MANUSIA dan PANDANGAN HIDUP



                Pandangan hidup saya terhadap hidup yang saya jalani sekarang ini mungkit tidak lah berarti di pandang banyak orang.Ya saya pun tidak terlalu mementingkan apa pandangan mereka tentang pandangan hidup saya.karena jelas setiap manusia punya pandangan hidupnya sendiri dan tentu berbeda-beda.
                Pandangan hidup saya dalam menjalankan hidup ini hanyalah memandang apa yang telah terjadi di masa lalu,lakukan atau jalankan kehidupan yang sekarang terjadi dan tidak lupa untuk mengambil makna setiap kejadian,dan berusaha menjadi yang lebih baik di esok hari dari hari sebelumnya.
                Mungkin terlihat terlalu monoton pandangan hidup saya terhadap hidup ini,tapi tidak ada yang bisa menyadari dengan hanya memiliki pandangan hidup seperti itu ,manusia dapat menjadi yg terbaik dari yg terbaik.dari hari kemarin dari pada hari esok.Dengan begitu kita dapat memiliki sugesti mental,untuk semnagat menjadi yg terbaik setiap harinya agar dapat menggapai cita-cita saya.

MANUSIA dan TANGGUNG JAWAB



                Tanggung jawab ada itu karena kita diberi suatu kebebasan untuk memilih dan tentunya juga bisa kita pertanggungjawabkan apapun yang terjadi. Tanggung jawab saya sebagi seorang anak saya harus bisa meringankan setiap pekerjaan orangtua saya yang ada. Disaat orangtua saya menyuruh saya untuk membeli suatu kebutuhan maka saya sebagai anak harus secepat mungkin membeli apa yang dibutuhkan oleh orangtua saya.
                Setiap apa yang saya lakukan ada kewajiban yang harus kita ambil.sebagai anak saya juga harus tetap belajar untuk mencapai nilai-nilai yang maksimal dan tentunya saya akan membuat orangtua saya merasa bahagia atas apa yang telah saya peroleh.
Hasil dari sikap tanggung jawab yang saya miliki harusnya bisa terus menjadi sesuatu yang memotivasi diri saya untuk terus berusaha membahagiakan dan meringankan pekerjaan orangtua saya.

MANUSIA dan KEADILAN


Untuk mendapatkan sebuah keadilan di negara ini mungkin sangat sukar, karena dari hal-hal kecil saja bisa menjadi masalah yang amat besar dan bukan keadilan yang didapat tetapi malah pidana yang mereka dapatkan .
Bicara tentang masalah hukum,terutama di negara kita ini yaitu Indonesia.Hukum di negara ini adalah hukum rimba,karena hukum tak lagi berpihak dengan keadilan,siapa yang kuat ia menang,siapa yang lemah ia kalah itu lah hukum rimba yg telah masuk ke dalam struktur Hukum neagara Indonesia kita ini.
Kasus-kasus yang dilakukan rakyat kecil dan kesalahan kecil seperti ; sendal jepit yang di curi oleh anak di bawah umur,dan mirisnya seorang polisi yang mengaku pemilik sendal jepitnya itu,ternyata tidak terbukti sebagai pemilik saaat persidangan .Tapi anak di bawah umur itu tetap di hukum 5tahun,penjara.Dan ingatkah kalian  dengan banyak lagi kasus-kasus kecil yang terlah di selesaikan oleh pengadilan-pengadilan negara kita ini.
Tetapi apa?! Seperti yang kita ketahui.Kasus-kasus yang lebih besar dari kasus-kasus di atas yang bahkan di lakukan oleh para pejabat negara kita sendiri malah terbengkalai,diacuhkan,dan dibiarkan .Apakah ini sudah cukup sebagai bukti bahwa hukum negara kita ini telah di selimuti oleh hukum rimba !
Cukup di sayangkan memang kenyataan negara Indonesia kita sekarang ini.Indonesia yang merdeka karena kebersamaannya,bersatunya jiwa dan raga para pejuang dahulu,dan tumpah darahnya seluruh pejuang indonesia dahulu telah di khianati oleh para penerus bangsanya sendiri.